Hubungi Kami!!
15 July, 2026

Sebagai penyedia solusi instrumentasi dan compressed air system, kami sering mendapat kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses evaluasi kebutuhan pelanggan, mulai dari diagnosis masalah di lapangan sampai commissioning unit baru. Salah satu pengalaman yang menurut kami layak dibagikan adalah kasus dari salah satu pelanggan kami di sektor manufaktur kimia, yang sekitar 20 bulan lalu mengganti unit refrigeration dryer lama mereka dengan Donaldson Boreas DV 2300 AB.

Berikut cerita lengkapnya, dari sudut pandang kami sebagai mitra yang mendampingi proses tersebut.

Masalah yang Dihadapi Pelanggan

Pelanggan kami ini mengoperasikan compressed air system untuk mendukung beberapa lini produksi yang cukup padat, dengan pola beban kompresor yang naik turun tajam sepanjang shift. Unit dryer lama mereka, yang sudah beroperasi lebih dari satu dekade, mulai menunjukkan gejala dew point tidak stabil. Tim maintenance mereka melaporkan munculnya bercak air di beberapa titik pipa distribusi, dan tim QA sempat mencatat indikasi kelembapan yang berpotensi mengganggu salah satu proses produksi yang sensitif terhadap moisture.

Ketika tim kami pertama kali diundang untuk melakukan asesmen, kami menemukan bahwa unit lama sebenarnya sudah beberapa kali diperbaiki, namun perbaikan itu sifatnya hanya menambal masalah sementara. Setelah beberapa bulan, gejala yang sama muncul kembali. Dari sini pelanggan mulai terbuka pada opsi penggantian unit secara menyeluruh, bukan sekadar perbaikan berkala.

Proses Evaluasi dan Sizing Bersama Tim Kami

Salah satu bagian yang paling kami tekankan kepada pelanggan adalah pentingnya sizing yang akurat, bukan sekadar mencocokkan angka kapasitas kompresor dengan volume flow nominal dryer. Kami membawa tabel faktor koreksi resmi dari Donaldson, yang memperhitungkan tekanan operasi, suhu udara masuk kompresor, suhu media pendingin, serta target pressure dewpoint yang diinginkan pelanggan.

Dalam kasus ini, kondisi ruang mesin pelanggan cukup panas, suhu ambient di siang hari bisa mencapai 33-34°C, jauh di atas kondisi acuan standar 25°C yang biasa dipakai dalam katalog. Kami sempat menjelaskan kepada tim engineering pelanggan bahwa jika sizing dipaksakan berdasarkan angka nominal saja tanpa faktor koreksi, kapasitas efektif unit bisa jatuh signifikan dari yang diharapkan. Setelah dihitung ulang dengan kondisi operasional riil, hasilnya mengarah ke tipe DV 2300.

Sempat ada diskusi internal di pihak pelanggan mengenai apakah perlu naik satu tingkat ke DV 2800 untuk mengantisipasi rencana ekspansi kapasitas produksi tahun berikutnya. Namun setelah mempertimbangkan anggaran dan kebutuhan aktual saat itu, pelanggan memutuskan tetap memilih DV 2300 dengan opsi evaluasi ulang kalau ekspansi benar-benar terealisasi.

Tantangan Saat Instalasi

Proses instalasi tidak sepenuhnya mulus. Kontraktor yang ditunjuk pelanggan sempat menempatkan unit terlalu dekat dengan dinding di sisi kondensor, sehingga sirkulasi udara pendingin tidak optimal. Masalah ini baru terlihat jelas pada tahap commissioning, ketika suhu discharge kondensor lebih tinggi dari yang seharusnya. Tim teknisi kami yang mendampingi commissioning langsung mengidentifikasi masalah tersebut dan merujuk pada requirement jarak minimum clearance di sekitar unit sesuai datasheet resmi.

Untungnya posisi unit belum dicor permanen sehingga masih bisa direlokasi sebelum serah terima. Kami menyampaikan kepada pelanggan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran penting, perencanaan layout ruang mesin sebaiknya sudah mempertimbangkan kebutuhan clearance sejak tahap desain, bukan menyesuaikan setelah unit tiba di lokasi.

Hasil Setelah Hampir Dua Tahun Beroperasi

Berdasarkan laporan rutin dari tim maintenance pelanggan yang kami terima selama masa garansi dan kontrak servis berkala, performa unit menunjukkan hasil yang konsisten. Dew point tetap stabil meskipun beban kompresor berfluktuasi signifikan di jam-jam produksi puncak, dan sejak commissioning belum ada laporan kondensasi berulang di jaringan pipa distribusi seperti yang dulu terjadi.

Fitur condensate drain elektronik berbasis level juga mendapat catatan positif dari tim pelanggan. Sebelumnya mereka mengandalkan drain manual yang bergantung pada kedisiplinan operator shift, dan cukup sering terjadi kondisi udara bertekanan yang lolos terbuang karena human error. Dengan sistem otomatis ini, insiden semacam itu praktis hilang. Tercatat hanya satu kali alarm drain terpicu selama periode operasi, yang setelah dicek disebabkan oleh partikel kecil yang menyumbat valve, dan langsung ditangani tim maintenance pada hari yang sama berkat notifikasi alarm dini.

Dari sisi operasional harian, pelanggan juga melaporkan tingkat kebisingan dan getaran yang jauh lebih rendah dibanding unit lama, sesuatu yang cukup berarti karena ruang mesin mereka berdekatan dengan area kerja operator.

Catatan Objektif dari Kami

Sebagai mitra yang mendampingi proses ini, kami merasa perlu menyampaikan juga beberapa kendala yang muncul, supaya calon pelanggan lain punya gambaran yang realistis. Pada masa awal operasi, operator pelanggan sempat kesulitan memahami menu dan kode alarm di panel display karena istilah teknisnya cukup ringkas. Kami kemudian menyediakan sesi pelatihan singkat untuk mengatasi hal ini.

Selain itu, salah satu jenis sensor cadangan yang dibutuhkan pelanggan untuk stok preventive maintenance sempat memerlukan waktu indent beberapa minggu karena bukan merupakan part yang umum tersedia di gudang lokal. Kami mencatat ini sebagai bahan evaluasi untuk perencanaan stok spare part ke depannya, khususnya bagi pelanggan dengan target uptime yang sangat ketat.

Kebutuhan ruang untuk clearance sirkulasi udara pada unit ini juga tergolong cukup besar. Ini menjadi salah satu pertimbangan yang kami sampaikan kepada calon pelanggan lain yang memiliki keterbatasan ruang mesin, agar perencanaan tata letak dilakukan sejak tahap awal proyek